Pagisehat.com - Rasa sakit pada tenggorokan merupakan gejala adanya penyakit pada saluran pernapasan. Salah satunya adalah penyakit radang tenggorokan. Mungkin banyak yang menganggap bahwa ini adalah penyakit sepele. Namun jika terus dibiarkan akan berakibat fatal.
Secara medis, radang tenggorokan adalah suatu kondisi ketika tenggorokan terinfeksi bakteri. Kondisi ini menyebabkan tenggorokan mengalami iritasi, peradangan, suara serak, batuk, gatal dan terasa sakit saat menelan.
Faringitis akut, radang tenggorok yang masih baru, dengan gejala nyeri tenggorok dan kadang disertai demam dan batuk.
Faringitis kronis, radang tenggorok yang sudah berlangsung dalam waktu yang lama, biasanya tidak disertai nyeri menelan, cuma terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorok.
- Virus, 80 % sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam .
- Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.
- Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease).
- Alergi. Alergi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).
- Bakteri streptokokus, dipastikan dengan Kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien. Dapat ditemukan gejala klasik dari kuman streptokokus seperti nyeri hebat saat menelan, terlihat bintik-bintik putih, muntah – muntah, bernanah pada kelenjar amandelnya, disertai pembesaran kelenjar amandel.
- Merokok.
1. Teh jahe
Anda bisa menambahkan satu inci potong jahe yang dimemarkan kemudian rebus selama dua hingga menit. Lalu, campur dengan teh yang telah Anda buat sebelumnya.
2. Teh chamomile
Teh chamomile hangat juga dapat mengurangi sakit tenggorokan karena bisa mengatasi peradangan. Seduh dua kantung teh chamomile dengan satu cangkir air mendidih. Jika ingin mendapat rasa manis, Anda bisa menambahkan madu.
3. Kumur dengan campuran kunyit, air, dan garam
Ini adalah obat rumahan yang sangat efektif untuk menghilangkan rasa sakit pada tenggorokan. Ditambah lagi, bahan-bahan yang diperlukan pasti selalu tersedia di dapur Anda. Campurkan satu sdt garam dan sejumput kunyit dengan 200 ml air hangat kemudian berkumurlah beberapa kali sehari.
4. Daun Kemangi
Rebus daun kemangi dan minumlah air rebusannya. Atau cukup berkumur dengan air rebusan kemangi akan membuat sakit tenggorokan Anda membaik.
5. Madu dan lemon
Minumlah secangkir air hangat yang dicampur dengan satu sdm lemon dan satu sdm madu. Campuran ini dikenal sebagai obat ampuh untuk atasi sakit tenggorokan. Jika tidak ada lemon, satu sdm madu tanpa tambahan air juga bisa mengurangi sakit tenggorokan karena madu adalah antibiotik alami. Tapi sebaiknya madu tidak diberikan pada anak-anak di bawah usia dua tahun.
6. Menghirup uap panas
Obat kuno untuk mengatasi sakit tenggorokan adalah menghirup uap. Taruh air panas dalam panci lalu letakkan di depan Anda. Pakailah handuk di kepala untuk mencegah uap menyebar. Hirup uap dari panci tak hanya melalui hidung tapi sesekali juga melalui mulut.
7. Konsumsi Sup
Saat tenggorokan sakit, biasanya kita akan sulit makan dan menelan. Oleh karena itu, cobalah mengkonsumsi sup misalnya sup ayam yang hangat dengan rasa sedikit agak asam. Itu tidak hanya meringankan rasa sakit tapi juga memastikan Anda mendapat nutrisi untuk melawan peradangan.
8. Minum jus lemon tanpa gula
Campurkan 2 sendok makan jus lemon (dari perasan 1/2 lemon) ke dalam segelas air hangat. Jangan tambahkan gula. Minumlah 2-3 kali sehari dalam keadan perut kosong (sekitar 30-60 menit sebelum makan).
9. Makan bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang merupakan agen pembunuh bakteri. Jadi cobalah mengunyah bawang putih agar mengeluarkan senyawa allicin demi mengatasi radang tenggorokan.
10. Jus buah belimbing
Buah belimbing ternyata memiliki khasiat sebagai anti-radang yang bisa digunakan untuk mengobati radang tenggorokan. Caranya ambil 100 gram buah belimbing manis, lalu dibuat jus dan diminum.
Makanan Asam
Buah jeruk, jus lemon, permen karet yang mengandung asam manis dapat memicu gatal ketika Anda sakit tenggorokan. Jangan pula Anda memakan makanan yang mengandung cuka atau vinegar, makanan jenis tersebut akan memperparah rasa sakit dikerongkongan pada saat menelan.
Makanan Pedas
Banyak yang berasumsi bahwa makanan pedas dapat membantu menyingkirkan rasa gatal dan batuk yang disebabkan sakit tenggorokan. Sebaiknya Anda berhenti sementara untuk mengonsumsi makanan pedas seperti cabai, cengkeh, lada, pala, paprika dan rempah-rempah lainnya. Makanan pedas hanya memperburuk rasa sakit pada tenggorokan.
Produk Susu
Jika ada kerabat yang menyarankan Anda untuk meminum segelas susu panas untuk menyembuhkan nyeri pada tenggorokan, jangan Anda minum. Banyak orang yang belum mengetahui bahwa susu akan memperburuk rasa sakit pada tenggorokan. Susu menyebabkan peningkatan produksi lendir di dalam tubuh, yang memicu rasa gatal pada tenggorokan.
Makanan Kering
Biasanya makanan kering seperti biskuit, kacang-kacangan, gorengan, dan makanan kemasan lainnya lebih sulit ditelan saat nyeri pada tenggorokan. Agar tenggorokan tidak sakit saat Anda menelan makanan, pilihlah makanan yang bertekstur lembut saat dikunyah maupun ditelan, serta makanlah makanan yang banyak mengandung air.
Kafein
Secangkir kopi panas memang dapat mengurangi rasa nyeri saat sakit tenggorokan, tapi hanya sementara. Setelah beberapa waktu, tenggorokan akan menjadi lebih gatal dan sakit. Jadi, sebaiknya hindari minuman yang mengandung kafein. Anda bisa menggantikan kopi berkafein dengan meminum secangkir teh jahe herbal, tenggorokan lebih terasa nyaman dan berkurangnya rasa gatal.
Alkohol
Meminum segelas rum dan brandy dapat menghangatkan tubuh disaat musim hujan atau dingin. Sayangnya, minuman yang mengandung alkohol seperti itu hanya memperburuk rasa sakit pada tenggorokan Anda. Oleh karena itu, demi kesehatan Anda dan jauh dari sakit tenggorokan, hindari minuman yang mengandung alkohol.





EmoticonEmoticon