Tampilkan postingan dengan label Obat Alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat Alami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Februari 2015

Obat alami untuk radang tenggorokan

Pagisehat.com - Rasa sakit pada tenggorokan merupakan gejala adanya penyakit pada saluran pernapasan. Salah satunya adalah penyakit radang tenggorokan. Mungkin banyak yang menganggap bahwa ini adalah penyakit sepele. Namun jika terus dibiarkan akan berakibat fatal.

Secara medis, radang tenggorokan adalah suatu kondisi ketika tenggorokan terinfeksi bakteri. Kondisi ini menyebabkan tenggorokan mengalami iritasi, peradangan, suara serak, batuk, gatal dan terasa sakit saat menelan.


Faringitis akut, radang tenggorok yang masih baru, dengan gejala nyeri tenggorok dan kadang disertai demam dan batuk.
Faringitis kronis, radang tenggorok yang sudah berlangsung dalam waktu yang lama, biasanya tidak disertai nyeri menelan, cuma terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorok.

- Virus, 80 % sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam .
- Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.
- Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease).
- Alergi. Alergi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).
- Bakteri streptokokus, dipastikan dengan Kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien. Dapat ditemukan gejala klasik dari kuman streptokokus seperti nyeri hebat saat menelan, terlihat bintik-bintik putih, muntah – muntah, bernanah pada kelenjar amandelnya, disertai pembesaran kelenjar amandel.
- Merokok.

1. Teh jahe

Anda bisa menambahkan satu inci potong jahe yang dimemarkan kemudian rebus selama dua hingga menit. Lalu, campur dengan teh yang telah Anda buat sebelumnya.

2. Teh chamomile

Teh chamomile hangat juga dapat mengurangi sakit tenggorokan karena bisa mengatasi peradangan. Seduh dua kantung teh chamomile dengan satu cangkir air mendidih. Jika ingin mendapat rasa manis, Anda bisa menambahkan madu.

3. Kumur dengan campuran kunyit, air, dan garam

Ini adalah obat rumahan yang sangat efektif untuk menghilangkan rasa sakit pada tenggorokan. Ditambah lagi, bahan-bahan yang diperlukan pasti selalu tersedia di dapur Anda. Campurkan satu sdt garam dan sejumput kunyit dengan 200 ml air hangat kemudian berkumurlah beberapa kali sehari.

4. Daun Kemangi

Rebus daun kemangi dan minumlah air rebusannya. Atau cukup berkumur dengan air rebusan kemangi akan membuat sakit tenggorokan Anda membaik.

5. Madu dan lemon

Minumlah secangkir air hangat yang dicampur dengan satu sdm lemon dan satu sdm madu. Campuran ini dikenal sebagai obat ampuh untuk atasi sakit tenggorokan. Jika tidak ada lemon, satu sdm madu tanpa tambahan air juga bisa mengurangi sakit tenggorokan karena madu adalah antibiotik alami. Tapi sebaiknya madu tidak diberikan pada anak-anak di bawah usia dua tahun.

6. Menghirup uap panas

Obat kuno untuk mengatasi sakit tenggorokan adalah menghirup uap. Taruh air panas dalam panci lalu letakkan di depan Anda. Pakailah handuk di kepala untuk mencegah uap menyebar. Hirup uap dari panci tak hanya melalui hidung tapi sesekali juga melalui mulut.

7. Konsumsi Sup

Saat tenggorokan sakit, biasanya kita akan sulit makan dan menelan. Oleh karena itu, cobalah mengkonsumsi sup misalnya sup ayam yang hangat dengan rasa sedikit agak asam. Itu tidak hanya meringankan rasa sakit tapi juga memastikan Anda mendapat nutrisi untuk melawan peradangan.

8. Minum jus lemon tanpa gula

Campurkan 2 sendok makan jus lemon (dari perasan 1/2 lemon) ke dalam segelas air hangat. Jangan tambahkan gula. Minumlah 2-3 kali sehari dalam keadan perut kosong (sekitar 30-60 menit sebelum makan).

9. Makan bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang merupakan agen pembunuh bakteri. Jadi cobalah mengunyah bawang putih agar mengeluarkan senyawa allicin demi mengatasi radang tenggorokan.

10. Jus buah belimbing

Buah belimbing ternyata memiliki khasiat sebagai anti-radang yang bisa digunakan untuk mengobati radang tenggorokan. Caranya ambil 100 gram buah belimbing manis, lalu dibuat jus dan diminum.

Makanan Asam
Buah jeruk, jus lemon, permen karet yang mengandung asam manis dapat memicu gatal ketika Anda sakit tenggorokan. Jangan pula Anda memakan makanan yang mengandung cuka atau vinegar, makanan jenis tersebut akan memperparah rasa sakit dikerongkongan pada saat menelan.

Makanan Pedas
Banyak yang berasumsi bahwa makanan pedas dapat membantu menyingkirkan rasa gatal dan batuk yang disebabkan sakit tenggorokan. Sebaiknya Anda berhenti sementara untuk mengonsumsi makanan pedas seperti cabai, cengkeh, lada, pala, paprika dan rempah-rempah lainnya. Makanan pedas hanya memperburuk rasa sakit pada tenggorokan.

Produk Susu
Jika ada kerabat yang menyarankan Anda untuk meminum segelas susu panas untuk menyembuhkan nyeri pada tenggorokan, jangan Anda minum. Banyak orang yang belum mengetahui bahwa susu akan memperburuk rasa sakit pada tenggorokan. Susu menyebabkan peningkatan produksi lendir di dalam tubuh, yang memicu rasa gatal pada tenggorokan.

Makanan Kering
Biasanya makanan kering seperti biskuit, kacang-kacangan, gorengan, dan makanan kemasan lainnya lebih sulit ditelan saat nyeri pada tenggorokan. Agar tenggorokan tidak sakit saat Anda menelan makanan, pilihlah makanan yang bertekstur lembut saat dikunyah maupun ditelan, serta makanlah makanan yang banyak mengandung air.

Kafein
Secangkir kopi panas memang dapat mengurangi rasa nyeri saat sakit tenggorokan, tapi hanya sementara. Setelah beberapa waktu, tenggorokan akan menjadi lebih gatal dan sakit. Jadi, sebaiknya hindari minuman yang mengandung kafein. Anda bisa menggantikan kopi berkafein dengan meminum secangkir teh jahe herbal, tenggorokan lebih terasa nyaman dan berkurangnya rasa gatal.

Alkohol
Meminum segelas rum dan brandy dapat menghangatkan tubuh disaat musim hujan atau dingin. Sayangnya, minuman yang mengandung alkohol seperti itu hanya memperburuk rasa sakit pada tenggorokan Anda. Oleh karena itu, demi kesehatan Anda dan jauh dari sakit tenggorokan, hindari minuman yang mengandung alkohol.

Selasa, 24 Februari 2015

15 Obat sakit gigi alami paling ampuh

Pagisehat,com - Sakit gigi merupakan satu dari beberapa penyakit paling terkenal dan paling menyiksa. Rasa sakit akibat sakit gigi begitu nyata, gigi seakan terasa berdenyut, kadang ditambah sakit kepala dan demam, kemudian para penderita sakit gigi menjadi sangat sensitif terhadap suara bising dan mudah marah. Sakit gigi hanya bisa ditandingi oleh sakit hati. Rasanya ingin dicopot saja itu gigi yang sakit biar ga pernah sakit-sakit lagi.



Secara umum faktor utama yang membuat gigi sakit adalah terjadinya kerusakan pada karang gigi, namun ini bukan satu-satunya penyebab sakit gigi.
  • Gusi yang meradang sehingga bengkak dan gusi berdarah juga faktor pendukung lain.
  • Gigi berlubang yang kemasukan sisa makanan. Jika semakin lama dibiarkan maka sisa makanan yang masuk keadalam lubang gigi tersebut akan membusuk dan bakteri yang terdapat didalamnya akan berkembang biak. Efeknya sakit gigi bisa muncul selama beberapa hari jika dibiarkan begitu saja.
  • Sindrom gigi retak.
  • Menyikat gigi dengan cara yang salah.
  • Gigi yang gingsul.
  • Tidak rutin memperhatikan kebersihan gigi saat menggunakan kawat gigi atau behel.
  • Beberapa penyakit lain yang tidak ada kaitannya pada gigi sekalipun bisa menyebabkan rasa sakit di bagian gigi.
  • Kurangnya perawatan untuk kesehatan gigi. Misalnya menyikat gigi dua kali sehari.

Kebanyakan penderita mendapatkan saran dari teman atau anggota keluarganya untuk mengobati sakit gigi dengan berkumur air hangat dan menggunakan garam. Sebenarnya cara mengobati sakit gigi tersebut tidak berhasil sepenuhnya, faktanya pada beberapa kasus ada yang membuat rasa sakit pada gigi semakin parah dan berdenyut. Itu terjadi karena beberapa orang ada yang bergigi sensitif.

Oleh karena itu alangkah baiknya Anda memilih salah satu dari beberapa pilihan obat sakit gigi tradisional berikut, kemudian jalani pengobatan alami secara rutin agar rasa sakit cepat mereda.

1. Daun Inggu Kering

Bahan: 2 - 4 gram daun inggu kering dan 2 cangkir (ukuran sedang) air bersih.
Cara pengobatan: Rebus daun inggu kering ke dalam panci yang terisi 2 gelas air sampai mendidih. Saring air dari daunnya, kemudian tunggu hangat dan gunakan ramuan untuk berkumur beberapa kali.

2. Minyak Batok Kelapa

Bahan: Batok kelapa yang telah terbagi dua dan kapas secukupnya.
Cara pengobatan: Ambil satu bagian batok kelapa, kemudian bakar sampai keluar minyaknya. Ambil minyak batok kelapa menggunakan kapas, lalu tempelkan pada gigi yang sakit. Sehabis itu Anda akan kaget karena reaksi dari obat ini cukup cepat, rasa sakit pada gigi akan hilang hanya dalam beberapa menit.

3. Daun Sirih dan Cengkeh

Bahan: Daun sirih dan cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Rebus kedua bahan, kemudian gunakan untuk berkumur beberapa kali. Jika Anda merasa belum mampu membuat ramuan ini, obat kumur dari campuran cengkeh dan daun sirih ini bisa Anda beli di pasar.

4. Bawang Putih

Bahan: Bawang putih (1 butir).
Cara pengobatan: Kupas kulit luar bawang putih, setelah itu tumbuk hingga halus. Tempelkan tumbukan bawang putih pada bagian gigi luar yang sakit.
Cara pengobatan 2: Cuci bawang putih dengan air hangat. Kunyah bawang putih mentah selama beberapa menit, kemudian buang dan bakteri penyebab sakit gigi akan mati.

5. Minyak Cengkeh

Bahan: Minyak cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Gunakan minyak cengkeh dengan cara meneteskannya pada gigi yang sakit menggunakan kapas atau cotton bud (ditempel-tempel). Setelah rasa sakit hilang (kira-kira 30 menit), barulah berkumur dengan air hangat.

6. Bunga Matahari

Bahan: Bunga matahari (50 gram), jahe (5 gram), dan air jernih (600 cc).
Cara pengobatan: Jahe dan bunga matahari direbus dalam 600 cc air sampai mendidih dan air tersisa 300 cc. Saring air rebusan dan minum obat herbal sakit gigi ini selagi hangat. 

7. Asam Jawa (Obat Penyembuh Karang Gigi)

Bahan: Biji asam jawa secukupnya.
Cara pengobatan: Goreng tanpa minyak (sangrai) biji asam jawa, sehabis itu ditumbuk sampai lembut. Masukkan biji asam jawa yang telah halus pada kain, kemudian gosok pada gigi yang berlubang.

8. Biji Jarak Cina

Bahan: 1 butir biji jarak cina dan 1 gelas air panas.
Cara pengobatan: Giling atau tumbuk biji jarak cina sampai benar-benar halus, seduh dalam satu gelas air panas dan aduk. Saring airnya, tunggu dingin, terakhir gunakan air untuk berkumur.

9. Daun Cengkeh

Bahan: Daun cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Cuci daun cengkeh, seduh dalam seelas air panas, kemudian lumatkan daun cengkeh. Gunakan kain untuk memeras daun cengkeh yang halus, kemudian tempelkan kapas pada air hasil perasan. Tempel dan gosok kapas pada gigi yang sakit (berlubang).

10. Teh Hangat (Tanpa Gula)

Bahan: Satu gelas teh hangat tanpa gula.
Cara pengobatan: Gunakan air teh untuk berkumur beberapa kali, kemudian biarkan 15 menit. Setelahnya letakkan kantung teh bekas pada gusi untuk meringankan peradangan.

11. Cabe Rawit.

Bahan: Cabe rawit hijau atau merah secukupnya.
Cara pengobatan: Tumbuk cabai rawit, kemudian seduh dalam air panas. Kenai kapas dengan air seduhan cabai rawit, kemudian tempel pada gigi yang sakit. Bisa juga untuk berkumur.

12. Getah Jarak

Bahan: Getah tanaman jarak secukupnya.
Cara pengobatan: Teteskan sedikit demi sedikit getah jarak pada gigi yang berlubang, atau bisa juga gunakan kapas untuk diselipkan pada gigi yang berlubang.

13. Akar Meniran

Bahan: Akar meniran (5 gram).
Cara pengobatan: Bersihkan akar meniran, kemudian kunyah menggunakan gigi yang sakit. Setelah itu berkumur dengan air biasa, dan istirahatlah.

14. Akar Kangkung

Bahan: Segenggam akar kangkung dan 1/2 sdt cuka.
Cara pengobatan: Aliri (bersihkan) akar kangkung, kemudian rebus dalam segelas air dan tambahkan 1/2 sdt cuka. Air rebusan yang sudah agak dingin digunakan untuk berkumur.

15. Serai

Bahan: Sereh atau sirih (40 gram), air matang (2 gelas).
Cara pengobatan: Rebus semua sereh dalam 2 gelas air sampai mendidih dan air berkurang satu gelas. Gunakan obat ini untuk berkumur setiap hari sampai sakit gigi hilang.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Tanpa Obat

Bersihkan bagian gigi yang sakit menggunakan sikat gigi dengan pasta yang cocok untuk meredakan rasa sakit. Jika setelah beberapa menit belum sembuh juga, bisa jadi ada sisa makanan yang menyelip pada lubang gigi. Gunakanlah lidi kecil atau tusuk gigi untuk mengangkat kotoran yang menyelip pada lubang atau sekitar gigi, setelah itu berkumur.

Pijat atau urut bagian pelipis (posisi gigi yang sakit) dari depan sampai belakang (depan telinga) menggunakan minyak yang tak beraroma selama beberapa menit sampai rasa nyeri hilang perlahan.
Tempelkan lidah pada bagian gigi yang sakit, kemudian tarik atau sedok sampai darah pada gigi yang sakit keluar. Jika berhasil, warna darah yang keluar biasanya merah kehitaman.

Jika sakit gigi sudah hilang, rawatlah gigi dengan cara rajin menggosok gigi, berkumur sehabis makan dan sehabis bangun tidur, jangan terlalu sering makan coklat, dsb. 

Apabila Anda ingin sakit gigi benar-benar sembuh, berkunjunglah ke dokter gigi dan minta pendapat terbaiknya. Biasanya dokter merekomendasikan untuk mencabut gigi atau menambal gigi (jika lubang tidak terlalu besar). Dengan begitu rasa sakit pada gigi yang suatu saat dapat kambuh tidak perlu membuat Anda resah.